Kamis, 27 September 2012

SMTOWN JAKARTA TRIP - Part 1


Jum’at, 21 September 2012

Langit tidak terlalu buruk dalam ingatanku hari itu. Kuliah yang kuikuti mulai pukul 07.30 WIB itu tidak terlalu mengena, meskipun aku sudah berusaha untuk berdiskusi dan berkonsentrasi untuk 100% jiwaku mengikuti matkul wajib tersebut. Waktu itu MPPDA. Kalau dibaca kepanjangannya mungkin kau tidak mau menghafalnya. Lupakan. Yang jelas saat itu aku tidak bisa berkonsentrasi dengan baik. Kau tahu kenapa?
Ya!!!! Hari itu aku akan berangkat ke Jakarta! Untuk bertemu salah seorang pujaan hatiku yang datang jauh-jauh ke Indonesia, dari 13 member boyband yang tak asing lagi di mata kita semua.

Kau tahu siapa bukan? Super Junior. Kyaaaa!!!! Jika aku mengingat hari dimana aku bertemu mereka di sebuah konser solo yang mereka bawakan, Super Show 4 (SS4), aku hanya akan tersenyum senang. Dimana aku terharu melihat mereka saat pertama kali aku melihatnya. Tak percaya aku ada di antara ribuan ELF yang rela mengeluarkan segalanya demi idola mereka, termasuk aku. Meski saat itu aku melihat konser itu seperti aku melihat di layar laptop, meski saat itu aku duduk jauh di tribun, aku senang dan tidak akan menyesal aku menjadi seorang ELF.


Oh ya, tahukan kau ELF itu apa? ELF itu kepanjangan dari EverLastingFriends. So sweet bukan? Indah bukan? Itu adalah sebuah nama yang diberikan kepada penggemar Super Junior, dari mereka sendiri. Teman selamanya. Arti nama yang sungguh menyentuh hati. Bukankah kita senang  jika kita dianggap sebagai teman yang tidak akan pernah berakhir oleh idola sendiri? Apalagi Super Junior dan ELF itu saling mencintai. Saling mendukung satu sama lain. Saling membutuhkan..

Flashback ke pagi harinya aku bangun dan segera packing barang-barangku untuk dibawa ke Jakarta nanti sore. Rencananya sih akan berangkat pukul 15.00 WIB dari lapangan di deket Malioboro *lupanamanya* makanya paginya aku keburu-buru soalnya malam sebelumnya kayaknya aku tepar gitu. Jadinya packingnya ga sempet deh. Terus barang-barangku aku masukin ke tas jinjing pink yang biasa buat baju itu dan tas punggun biru muda yang kusayangi menyertaiku. Dengan gesitnya aku berangkat menuju kampus teknik untuk mengikuti kelas terlebih dahulu. Tapi sebelumnya untuk menghindari pertanyaan yang tidak-tidak dari teman-temanku  akhirnya tas jinjingku itu aku titipkan di sekre BEM.

Sebenarnya sih aku curiga kenapa ga digerendel pintunya. Aku mikir sih nyante aja, toh aku punya kuncinya. Setelah aku masukkan kunci ke lubangnya dan kuputar, aku rasa ada yang aneh. Aku langsung membuka pintu itu. Dan yang benar saja pintu tidak dikunci dan segera saja aku bilang ‘titip tas’ meski di sana terdapat pindang yang terhampar(?). Segera saja aku berlari meninggalkan mereka setelah kudengar timpal dari kata-kataku tadi.

Kembali dimana setelah MPPDA aku menyusup ke jurusan seberang untuk sedikit mempelajari Akustik yang aku dengar berhubungan dengan Arsitektur. Memang sih berhubungan. Di fisika bangunan yang aku dapatkan terdapat materi akustik yang nantinya aku pelajari. Setelah masuk ke kelas yang ternyata seperempat kelas yang ada di jurusanku (mau gimana lagi memang 1 kelas di tempatku itu sekitar 70 mahasiswa), aku mencoba memahami dan mendalami. Ktanya sih dosennya mirip aku dan S1 beliau di Arsitektur. Tapi aku rasa ngga mirip. Mungkin efek kacamata yang hamper sama.

Kau tahu apa yang kudapat di kelas itu?

……………nol.

Bagaimana aku bisa ngerti. Udah telat, masuk kelas. Eh, masuk-masuk dosennya ngejelasinnya pake slide dan tulisannya bahasa inggris dan penuh rumus tanpa angka. Sugoiiii! Aku di sana cuma mengamati dengan gaya sok paham. Parahnya lagi apa coba? Di kelas itu banyak yang aku kenal. Aish. Aku kira aku ga bakal ketahuan masuk kelas di jurusan rumus itu. Sebut saja Fistek.

Waktu ditanyain temen yang kami ngga cukup kenal, aku cuman jawab: “JTF kok aku” *sambilnyengir*.

Hahahaha. Bercanda sih. ._.

Oke. Hp pun didarati oleh sebuah pesan yang memaksaku untuk keluar dari kelas itu dan berlari sangat kencang menuju Arsitektur. Terengah-engah ketika aku telah sampai di studio 2 Arsitektur setelah berlari dari pojok teknik ke pojoknya lagi. Sebelnya ga ada yang tanya lagi kenapa aku ngos-ngosan. =3=
Panggilan tugas kelompoklah yang menyebabkan aku hamper mati lari kayak dikejar sesuatu yang menakutkan. Cueklah yang aku dapatkan setelah menjalani penderitaan efek sehabis lari itu. Yah, abaikan segala keluh kesahku. Aku hanya ingin bilang, “Aku capek.”

Ok. Lanjut setelah beberapa pengukuran untuk matkul FisBang alias fisika bangunan, aku menuju mushola untuk sholat dhuhur setelah para namja (cowok) udah selese sholat Jum’at. Karena kelaparan dari pagi belum makan akhirnya aku menunggangi motor hitam yang selalu menemaniku di Jogja yang panas ini menuju tempat makan di Pogung. Sendirian makannya. Bodo amat, yang penting perutku terisi. Eh ternyata aku dapet sms salah paham dari temenku, Rutfi yang ternyata udah jalan ke lapangan Abu Bakar Ali *akhirnyagueingetnamatempatnya* ngira aku dianter temenku. Aku yang lagi makan langsung dengan rakusnya kusambar sisa makanan meski ga ku habiskan. Sampai di sekre BEM aku menemui Wardah yang sebelumnya sudah kuberitahu untuk mengantarkanku. Akhirnya Wardah pun mengantarkan aku ke shelter depan. Terlihatlah Rutfi sedang menungguku di belakang shelter, kayaknya kepanasan. Sesudah pamitan ke Wawar akhirnya kamipun langsung ngacir ke shelter dan tak beberapa lama kami berangkat dengan TJ (Trans Jogja).

Sekitar kurang lebih 30 menit kami muter-muter ala Putri naik bus, sampailah kami. Udah cukup ramai. Di sana ketemu sama teman seperjuanganku nonton SS4 di SG awal tahun kemaren. Setelah molor beberapa lama, akhirnya kamipun naik ke dalam bus setelah melihat tempat duduk kami di hp panitia. Dengan PD-nya kami langsung duduk menempati urutan sesuai yang kami lihat. Eh ternyata itu bukan nomor kami. .______________.

Langsung aja kami pindah ke sebelah sesudah ada yang ngomong itu tempat duduk mereka. Malu sih ngga, tambah seneng di samping. Soalnya eh soalnya kami dapet gulungan poster official SFS, pdahal kami udah punya. Yaudah rencananya sih kami mau ngasihin ke temen akrab kami yang ga nonton SMTOWN ini.
Bus 1 yang kami tumpangi pun akhirnya berangkat. Tapi karena mesin yang bermasalah kamipun pindah ke bus lain setelah transit di Terminal Jombor sebelum ke Jakarta. Di situlah tempat duduk kami yang benar sesuai nomor urut dan denah di hp panitia yang kami lihat.

Nomor duduk 15 - 16, nomor duduk kami ._.

Tas dipangkuan kami, dengan Rutfi di samping jendela dan aku di sebelah kanan
Rutfi yang ga mau difoto .__.
Dimulailah perjalanan cukup menyenangkan kami menuju Jakarta. Dimulai dengan doa supaya kami selamat sampai tujuan. Berharap bertemu dengan orang-orang yang diidolakan dengan jarak dekat, dengan diiringi musik dan suara mereka yang merdu di dalam bus itu.

Aku berharap bisa bertemu dekat dengan mereka saat itu.

Part 1 end.

Kamis, 13 September 2012

Keluarga di Kota Asing


Oh iya, cerita sedikit tentang hidupku sekarang ini,.

Sekarang aku hidup di kota asing yang mulanya aku tak terlalu tahu tentangnya. Kota Yogyakarta. Sebuah kota yang pertama kalinya aku berdiri sendiri di dalamnya. Tanpa keluarga. Wah! Bukannya itu sungguh berat jika baru pertama kali jauh dari orang tua? Apalagi kota tercintaku cukup jauh untuk dikunjungi jika sewaktu-waktu ingin kembali ke sana. Kota Malang. Andwae!! Kenapa aku meninggalkan kota tempe(?) tersayangku ~    =3=

Tapi-tapi, di sini aku punya keluarga baru lho! Bukan berarti ‘berkeluarga’ ataupun hal-hal yang mungkin kalian pikirkan -_- Maksudnya keluarga di sini itu aku merasa memiliki keluarga lain yang mereka bukan saudara kandungku dan kami semua menyebut kami ini keluarga.

Keluarga apakah itu? Ingin tahu banget apa pengen tahu aja? ._. #dor

Oke, abaikan pertanyaan di atas. So, aku sekarang lagi hidup di kota, bukan deng, lebih tepatnya di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, di Prodi Arsitektur, UGM, dan bermimpi jadi arsitek professional yang nantinya banyak berkontribusi buat negara, rakyat, sama agamaku. Aamiin. xD Doakan lho ya! *maksa*

Ok stop ._.

Balik lagi keceritaku, hehehe. Tahu ngga apa namanya? Di sana perkumpulan orang hebat(?) di bawah nama BEM KMFT UGM. BEM kepanjangan dari Badan Eksekutif Mahasiswa. Apa itu? Jadi itu adalah sebuah pergerakan legal di bawah nama teknik dalam pergerakan yang bertujuan untuk memberi kontribusi lebih pada masyarakat teknik dan sekitarnya. Orang-orangnya yang kumaksud hebat itu memiliki andil tersendiri dalam kontribusinya. Semua hebat! :D

Aksi simpatik penyambutan rektor baru di Rektorat, itu bendera BEM KMFT lho! xD

Hehehe,.. berhubung aku orangnya pendiem pada awalnya,. Tapi kalo sekali udah kenal pasti aku ramai, kayak terminal bus ._. *abaikan* ga akan berhenti kalo ga dikasih cokelat. Hahaha *forget it* xD
Yah untuk orang seperti aku dari kecil susah dapet temen cepet. Kurang bisa mengesankan orang lain kali ya. ._. Tapi aku pikir sebuah kalimat yang taka sing itu benar. Coba renungkan.

‘Kesan pertama itu menipu.’

Mungkin. Aku rasa pernah menjumpainya. Kamu pernah tidak? J
Hahaha. Di BEM aku masuk jadi anggota Department MIT. Kepanjangan dari Media Informasi Teknik. Awal-awal aku jadi salah satu KRT di sana. Apa itu KRT? Kepanjangan dari Kerumahtanggaan. Jadi KRT itu dipilih satu dari tiap department di BEM yang jumlahnya ada 8 department.
Semuanya dari tiap department sih katanya dipilih kadeptnya, kecuali aku. Gitu kata Kabiro KRT yang menyebalkan. -_-

Tuntutan KRT yang kerjanya jadi kacung, antara lain: cuci piring, cuci baju, sapu-sapu, ngepel lantai, nyuci genteng, nyecat tembok,….. ._. *dilemparkelaut* ah bukan, bukan seperti itulah. Tugasnya? Katanya sih bersenang-senang doing. ._.

Yahh KRT paling ngga sering ke sekre (kesekretariatan) BEM sih. Awal-awal aku duduk menyendiri di pojokan. Di balik meja kecil kayu berpoles yang terlihat murung dan kesepian. Ya sudah aku menemaninya. ._. Habis yang lain kelihatan sibuk sendiri ssih. Yang maen laptoplah, yang ngapainlah. Apalagi aku ga ada yang kenal kecuali Kadepku yang baru dan kesanku pertama sih orangnya diem juga. ._.

Skip cerita panjangnya semuanya berakhir dengan bahagia. THE END.
.
.
.
.
Aku mulai menggaje lagi, maaf yak! xD
Pada akhirnya aku kenal banyak orang kok di sekre gegara jadi biro KRT. Kalo ngga palingan aku udah ilang di telan bumi. Udah ga pernah ke sekre dan ga bakal punya keluarga di kota ini kali ya?

Betewe ._.
Ada beberapa foto nih tentang mereka-mereka yang di atas(?), maksudku yang kuceritain di atas tadi,..

JENG JENG JENG JENG ......  !!

KaBEM (paling kiri) dan yang lain~ Ada Kadept Advo (dua dari kiri), sama Menko Eksternal (dua dari kanan). Yang lainnya teman"ku ^^ aku yang moto (reporter #cie)
MIT, ini waktu Kadept yang udah basah kuyup pake baju biru tuh dianiaya anak buah sendiri. Hahaha. Kapan lagi?

KRT-ers '11 nih, kecuali dua dari kanan, ga tahu siapa =w= #dor
Saudari-saudariku di sana >_<
Tebak aja sih aku yang mana ._.
Yang jelas yang sering nongol, hahahaha, kacamata-er men xD